Ini Dia 10 Film Terbaik Daniel Day Lewis

daniel day lewis

Daniel Day Lewis merupakan salah satu aktor  terbaik yang pernah dimiliki Hollywood. Ia adalah satu-satunya aktor yang mendapatkan 3 piala Oscar. Meski mendapatkan 3 Oscar dan banyak penghargaan lain, kuantitas film aktor yang oleh banyak aktor lain disebut “The Gods of Actor” ini cukup sedikit. Bahkan bisa dibilang, dalam setahun ia mungkin tak bermain dalam sebuah film. Bicara soal film yang dimainkan Daniel Day Lewis, berikut ini ada 10 film terbaik yang pernah dimainkannya.

1.     My Beautiful Laundrette (1985)

Film yang terbit pada thaun 1985 ini merupakan salah satu film pertama Daniel Day Lewis dimana ia mendapatkan porsi peran yang cukup banyak. Di dalam film ini ia bermain sebagai Johnny Burfoot, seorang lelaki muda yang kemudian bertemu dengan Omar Ali dan mendirikan sebuah perusahaan binatu. Dalam film ini, Daniel Day Lewis berhasil mendapatkan penghargaan sebagai pemeran pembantu pria terbaik di U.S. National Board of Review of Motion Pictures. Tak heran kenapa dia bisa mendapatkan penghargaan tersebut, pasalnya, dalam film ini Daniel bermain cukup apik. Ia berhasil menciptakan tokoh Burfoot yang gay, dan berhasil pula menunjukkan bagaimana Burfoot yang memiliki nafsu yang cukup besar pada Omar, menunjukkannya di beberapa adegan. Kamu bisa mengeceknya di bawah ini.

 

2.     Nine (2009).

Film ini merupakan salah satu dari 2 film musikal yang pernah dimainkan oleh Daniel Day Lewis. Di dalam film ini dia bermain sebagai Guido, seorang seniman asal Italia yang berselingkuh dari istrinya. Nine merupakan perjalanan hidup dari Guido. Kenapa ini menjadi salah satu film terbaik Daniel? Karena film ini Daniel membuktikan bahwa ia adalah aktor yang lengkap. Ia mampu bernyanyi, menari,dan juga berakting. Salah satu yang patut digaris bawahi selain soal penghargaan yang didapatkan dari film ini adalah bahwa ketika ia bermain sebagai Guido, ia selalu berada di dalam peran itu. Bahkan ketika adegan bernyanyi, ia berhasil mempertahankan warna suara dan logat Guido yang sangat kental rasa Italianya. Sekedar pengetahuan, mempertahankan warna suara adalah salah satu hal yang paling sulit dalam keaktoran. Kamu bisa lihat di video di bawah ini.

 

3.     The Boxer (1997).

Film ini bercerita tentang kehidupan seorang lelaki yang baru keluar dari penjara. Danny Flynn nama lelaki itu. Setelah itu ia memutuskan untuk menjadi petinju. Daniel yang bermain sebagai Danny Flynn. Kabarnya, dalam proses pencarian tokoh ini, Daniel melalui beberapa bulan berlatih sebagai seorang petinju. Daniel memang menjadi salah satu aktor yang dikenal “gila” dalam soal observasi tokoh, dan itu terjadi juga di The Boxer. Maka tak heran jika di dalam film ini Daniel Day Lewis berhasil mendapatkan nominasi untuk Golden Globe sebagai pemeran utama pria terbaik.

 

4.     The Last of the Mohicans (1992).

Film ini bercerita tentang seorang lelaki yang bukan asli Indian, tapi kemudian diadopsi oleh keluarga Indian dan berakhir dengan memperjuangkan hidupnya untuk tanah Indian. Di dalam film ini Daniel Day Lewis berperan sebagai Hawkeye atau Nathaniel Poe. Dalam film ini Daniel Day Lewis dinominasikan sebagai salah satu aktor utama terbaik pada gelaran BAFTA tahun 1992. Di dalam film ini Daniel Day Lewis sampai tinggal di hutan selama 3 bulan tanpa persediaan apapun dan hanya bermodalkan alat secukupnya. Begitulah seorang “Dewanya Aktor” melakukan observasi pada tokoh yang dimainkannya.

 

5.     In the Name of the Father (1993).

Jika kamu menonton film ini, kamu harus memperhatikan salah satu adegan yang paling ikonik dalam film ini. Adegan tersebut adalah adegan dimana Daniel Day Lewis yang berperan sebagai Gerry Conlon sedang di interogasi di sebuah ruangan di dalam penjara. Jika kamu melihat adegan itu, kamu akan tau betapa Daniel Day Lewis betul-betul mempersiapkan tokohnya. Pasalnya, sebelum adegan tersebut, aktor gila ini rela tak makan selama 3 hari. Di dalam film ini dia berhasil meraih nominasi di 3 ajang bergengsi, yakni Oscar, BAFTA, dan Golden Globe.

 

6.     Gangs of New York (2002).

Film ini merupakan salah satu film Daniel Day Lewis yang paling sukses, terutama soal capaian keaktoran. Di dalam film ini ia berperan sebagai seorang ketua gang di New York sekitar tahun 1700an. Daniel bermain sebagai William “Bill The Butcher” Cutting. Di dalam film ini ia bermain sangat bagus. Ia berhasil menciptakan tokoh William yang kejam. Jika kamu pernah melihat filmnya, kamu bisa memperhatikan bagaimana ia menciptakan wajah Bill the Butcher. Ia berusaha mengendalikan mulut bagian atasnya agar tidak bergerak, dan justru itu membuat tokoh yang ia ciptakan semakin matang. Selain itu dalam film ini kabarnya Daniel Day Lewis sampai belajar menjadi tukang daging selama beberapa bulan. Di dalam film ini Daniel Day Lewis mendapatkan nominasi untuk Oscar dan Golden Globe. Sementara untuk BAFTA, ia berhasil mendapatkan penghargaan aktor terbaik.

 

7.     There Will be Blood (2007).

Ini adalah salah satu dari sekian banyak film terbaik Daniel Day Lewis. Di film ini ia bermain sebagai Daniel Plainview. Daniel Day Lewis berhasil memainkan tokoh ini secara lengkap dan tanpa ada sedetik pun laku yang artifisial. Di dalam film ini ia mendapatkan banyak sekali penghargaan. Ia berhasil mendapatkan penghargaan di Oscar, BAFTA, Golden Globe, dan masih banyak lagi. Daniel Day Lewis benar-benar berhasil membuat tokoh Daniel Plainview hidup dalam dirinya. Salah satu adegan terbaik adalah ketika ia marah-marah pada pendeta di ruangan bowlingnya. Kamu bisa melihatnya dibawah ini. Salah satu tugas berat aktor juga adalah membuat lawan mainmu bermain sama bagusnya denganmu. Disini Daniel Day Lewis berhasil melakukan hal tersebut.

 

8.     Phantom Thread (2017).

Phantom Thread merupakan film terakhir Daniel Day Lewis sebelum ia pensiun dari dunia keaktoran. Di dalam film ini ia bermain sebagai Daniel Woodcock, seorang penjahit kenamaan yang sudah menjahit baju untuk banyak tokoh di Inggris. Daniel Day Lewis bermain sangat bagus dalam film ini, meskipun ia tak berhasil mendapatkan penghargaan dan hanya mendapatkan nominasi di beberapa ajang bergengsi saja, termasuk Oscar. Dalam film ini Day Lewis berhasil menciptakan tokoh Woodcock yang feminim tapi bukan gay, dari bahasa tubuh, warna suara, dan cara bicaranya. Kamu bisa merasakan betapa feminimnya tokoh ini, tapi bukan gay. Lebih ke Androgini mungkin ya.  Meskipun dalam film ini sangat sedikit adegan emosi yang meledak-ledak, Day Lewis tetap berhasil membawa emosi tokohnya dengan sangat baik dan proporsional.

 

9.     Lincoln (2012).

Inilah film yang mengantarkannya menjadi satu-satunya manusia di muka bumi yang berhasil meraih Oscar sebanyak 3 kali. Lincoln merupakan salah satu capaian keaktoran terbaik Daniel Day Lewis. Di dalam film ini ia berperan sebagai Lincoln, presiden Amerika yang menolak perbudakan kulit hitam. Kenapa ini menjadi salah satu film terbai Daniel Day Lewis? Jawabannya adalah karena ia berhasil menciptakan tokoh Lincoln dengan sangat utuh! Dari mulai suara, bahasa tubuh, Daniel sukses menciptakannya dengan utuh. Padahal, di dunia ini tak ada orang yang tahu bagaimana suara Lincoln, dan bagaimana bahasa tubuhnya. Tapi Daniel berhasil menemukannya dan bahkan mungkin sebagian orang kini punya bayangan jika Lincoln masih hidup, maka apa yang dimainkan Daniel Day Lewis adalah sama persis dengan Lincoln yang asli.

 

10. My Left Foot (1989).

Bermain sebagai Christy Brown, seorang lelaki yang lahir dengan cerebral palsy, Daniel Day Lewis berhasil meraih Oscar pertamanya. Di film inilah Daniel Day Lewis mulai dipandang dalam dunia keaktoran Hollywood. Tak heran, konon kabarnya, selama pembuatan film My Left Foot, Daniel Day Lewis tetap bertahan dalam tokohnya hingga setelah selesai pembuatan film, 3 tulang rusuknya patah. Pasti kamu pada nanya, terus makannya gimana? Nggak mungkin lah! Pada kenyataannya, ada asisten sendiri yang menyuapinya makan setiap hari. Hal gila itu yang membuat My Left Foot menjadi film terbaik sepanjang karir Daniel Day Lewis. Terutama dalam adegan ketika ia marah di sebuah rumah makan. Kamu akan benar-benar bisa merasakan empati dari tokoh Christy Brown ini.

 

Itu tadi 10 film terbaik Daniel Day Lewis. Mungkin sebagian dari kalian jarang mendengar nama orang yang satu ini, kenapa? Karena memang Daniel pernah berkata bahwa ia sama sekali tak ingin populer. Ia hanya ingin menjalani apa yang ia suka, yakni menjadi seorang aktor. Maka tak heran, jika Daniel memutuskan pensiun dini, yang sebenarnya ia masih bisa bermain 4 atau 5 tahun lagi dan bisa mendapatkan Oscar dan penghargaan lain. Tapi, aktor yang menjadi role model bagi banyak aktor baru ini, memilih untuk down to earth, dan berpikir bahwa yang paling penting dalam dunia keaktoran bukanlah populer, tapi berhasil menciptakan tokoh dalam setiap film yang ia mainkan. Aktor yang menggunakan method actor milik Lee Strasberg ini juga lebih memilih kualitas dari pada kuantitas bermain film.

Jika ada film terbaik lain milik Daniel Day Lewis yang belum masuk dalam daftar ini, kamu bisa tinggalkan itu di kolom komentar.

%d blogger menyukai ini: