Once Upon a Time in Hollywood; Flash Review dan Quentin yang Lain?

Once Upon a Time In Hollywood adalah film terbaru Quentin Tarantino. Sejauh yang kami tahu, sekarang ini Once Upon a Time In Hollywood masih diputar di midnight pada beberapa bioskop. Sementara untuk rilisnya sendiri masih tanggal 30 Agustus (cmiiw). Sebelum menonton film tersebut, kamu wajib baca Flash Review ini. 

Jalur Cerita dan Film Once Upon a Time In Hollywood

Pertama kita bahas soal film dan alur ceritanya terlebih dahulu. Tenang, tidak akan ada spoiler dalam artikel ini. Jadi, buat kamu yang biasa melihat film Quentin Tarantino, siap-siaplah untuk mendapatkan sesuatu yang baru. Mungkin setelah menonton kalian akan mempertanyakan bagaimana alur dan hubungan antar tokohnya. Dan lagi, kalian akan bertanya-tanya, dimana Quentin Tarantino yang terkenal dengan contra-punk dan adegan-adegan berdarah-darah? Tapi itu akan terjawab dengan cara yang menarik. Itu soal jalur cerita dan filmnya. 

Once Upon a Time In Hollywood

Permainan Leo dan Brad

Kalau soal permainan aktingnya, kalian akan disuguhi akting yang… ya… kalau dalam sepanjang karir Leo, lebih baik dari permainannya di The Revenant dan The Wolf of Wall Street. Sedikit lebih baik tapi. Kalian hanya akan mendapati beberapa perubahan yang menarik. Selain soal fisiologisnya (bukan secara keseluruhan), kalian harus memperhatikan bagaimana tokoh Rick Dalton yang diciptakan Leo menjalankan perasaan dan pikirannya.

Sementara untuk Brad Pitt, tidak ada yang terbilang sangat spesial dalam permainannya. Mungkin karena ia menyadari bahwa porsinya tidak boleh lebih banyak dari Leo. Tapi tetap ada yang menarik dari Brad Pitt. Setidaknya perhatikan bagaimana capaian fisiologisnya (tidak keseluruhan ya, lagi-lagi). 

 

 

Lalu bagaimana dengan Margot Robbie yang berperan sebagai Sharon Tate. Tidak ada komentar. Soal mempertanyakan koneksi antar tokoh dalam cerita itu akan muncul dari permainan Margot Robbie dan kemunculan-kemunculannya. Ciptaan Margot pun… ya… tidak ada yang bisa diharapkan. Jelas jauh lebih baik ketika ia menjadi Tonya di film I, Tonya. 

Lalu Al Pacino dan pemain lain, seperti Dakota Fanning dan lainnya. Tidak terlalu muncul. Mungkin karena porsi? Atau karena memang tidak mencipta dengan serius? Entahlah. Tapi coba perhatikan Mike Moh yang berperan sebagai Bruce Lee. Tenang, masih bukan spoiler, karena ini ada di trailer. Perhatikan saja permainan Mike Moh ya. 

Film Once Upon a Time in Hollywood ini memang film yang mungkin dari sudut pandang penggemar Quentin terbilang baru. Karena polanya memang nampak sedikit agak berbeda. Jadi ketika kalian menonton, persiapkan diri saja. Tidak berekspektasi pada tontonan adalah salah satu obat paling mujarab untuk tidak kecewa. Bukan begitu?

%d bloggers like this: