Konstantin Stanislavski, dan Sekilas Sejarah The System

Konstantine Stanislavski

Mungkin banyak dari kalian yang belum tahu siapa itu Konstantin Stanislavski. Apalagi bagi kalian yang memang tidak belajar seni peran secara akademis. Karena memang nama ini hanya akan akrab di telinga orang-orang yang belajar keaktoran secara akademis atau setidaknya berkecimpung di dunia teater. Di luar itu akan sangat jarang ditemui orang yang tahu tentang Konstantin Stanislavski. Tapi tenang, setelah membaca artikel ini kalian jadi akan tahu siapa itu Konstantin Stanislavski. Setidaknya sedikit mengenal tokoh yang satu ini.

Okay, yang pertama, Konstantin Stanislavski ini adalah seorang tokoh seni peran dunia. Ia juga bisa dibilang sebagai bapak seni peran modern. Karena dari konsep dan idenya tentang seni peran yang kemudian diberi nama The Stanislavski System (Kita akan bahas di poin selanjutnya), lahir banyak metode yang hingga kini dipakai oleh banyak aktor, yang mungkin salah satunya kamu. Seperti misalnya, Lee Strasberg dengan Method Acting-nya, Sanford Meisner dengan Meisner Technique-nya, dan Stella Adler. Makin tidak tahu dengan nama itu? Tenang, satu-satu, kita bahas Stanislavski dulu.

 

Perjalanan Hidup Singkat Konstantin Stanislavski

Stanislavski ini adalah seorang praktisi teater yang lahir di Moskow, 17 Januari 1863. Ia bernama lengkap Konstantin Sergeievich Stanislavski. Stanislavski tumbuh dari salah satu keluarga terkaya di Rusia bernama Alexeievs. Dan tahukah kalian, bahwa nama Stanislavski sebenarnya adalah nama panggung! Nama aslinya adalah Konstantin Sergeievich Alexeiev. Ia menggunakan nama Stanislavski sejak tahun 1884 untuk merahasiakan kegiatan berteaternya dari kedua orang tua dan keluarga besarnya.

Meski berasal dari keluarga terpandang dan terkaya di Rusia, ia memilih tidak berkuliah. Stanislavski lebih memilih untuk bekerja di bisnis keluarga dan uang hasil bisnis keluarganya tersebut ia pakai untuk menjalankan beberapa eksperimennya baik dalam penyutradaraan atau pun dalam keaktoran. Meski tak pernah kuliah, Stanislavski sempat belajar teater di Moscow Theatre School, tapi ia hanya bisa bertahan 2 minggu. Stanislavski keluar karena ia merasa metode pengajaran disana tidak sesuai dengan yang diinginkannya. Meski begitu, ia tetap belajar teater dari sebuah kelompok teater di Rusia bernama Teater Maly yang menjadi rumah dari Teater Psikologis Rusia. Di Teater Maly ia belajar prinsip keaktoran Shchepkin. Mulai dari pendekatan disiplin, ansambel, latihan ekstensif, pemakaian analisis yang cermat, pengetahuan diri, imajinasi, hingga emosi. Dimana semuanya itu dijadikan landasan penciptaan keaktorannya.

Stanislavski cukup serius dalam tiap permainannya. Ada masa dimana Stanislavski sempat melakukan metode yang mirip dengan Method Acting sekarang, dengan menjadi peran di kehidupan sehari-hari. Ia juga pernah belajar vokal di tahun 1884 pada Fyodor Komissarzhevsky. Dimana Stanislavski juga belajar mengeksplorasi koordinasi tubuh dan suara.

 

Konstantin Stanislavski juga merupakan pendiri dari Moscow Art Theatre. Ia mendirikan kelompok teater tersebut bersama Vladimir Nemirovich-Dachenko di tahun 1898. Melalui kelompok itu, Stanislavski memperkenalkan karya-karya drama Rusia baru, mulai dari naskah-naskah milik Anton Chekhov, Maxim Gorky, hingga Mikhail Bulgakov. Salah satu pementasan yang menaikkan namanya adalah The Seagull (Burung Camar) karya Anton Chekhov tahun 1898 dan Hamlet karya Shakespeare di tahun 1911-1912.

Stanislavski juga pernah beberapa kali berkolaborasi dengan seniman lain seperti Edward Gordon Craig, seorang sutradara dan desainer. Dimana hasil kerja sama itu melahirkan beberapa praktisi teater yang cukup terkenal seperti Vsevolod Meyerhold, Michael Chekhov dan Yevgeny Vakhtangov. Sekedar informasi, Meyerhold oleh Stanislavski dianggap sebagai pewaris tunggalnya di Teater.

Stanislavski dan kelompoknya, Moscow Art Theatre tidak hanya pentas di Rusia saja. Ia juga pernah melakukan tur Eropa pada tahun 1906 dan tur ke Amerika di tahun 1923-1924. Saat tur ke Amerika, Stanislavski dan kelompoknya tiba pada tanggal 4 Januari 1923. Ia melakukan pentas beberapa kali dan juga beberapa workshop sampai tanggal 31 Maret 1923. Salah satu workshop yang diselenggarakan MAT adalah workshop keaktoran yang diisi oleh Richard Boleslavsky dimana workshop tersebut kemudian melahirkan buku 6 Pelajaran Pertama Bagi Aktor (Acting: The First Six Lessons).  Kemudian ia kembali ke Rusia dan melakukan tur lagi di Amerika pada 7 November 1923. Tur kedua Moscow Art Theatre diselenggarakan di beberapa kota, mulai dari Philadelphia, Boston, New Haven, Hartford, Washington, D.C, Brooklyn, Newark, Pittsburgh, Chicago, hingga Detroit. Tur yang dilakukan Stanislavski dan MAT membawa sebuah dampak besar pada perkembangan akting di Amerika. Dalam tur itulah beberapa tokoh seni peran dunia lahir. Mulai dari Lee Strasberg, Stella Adler, Uta Hagen, hingga Sanford Meisner.

Stanislavski juga pernah diminta untuk menulis Otobiografinya yang sekarang sudah terbit dengan judul My Life in Art. Tapi awalnya Stanislavski tidak ingin menulis buku tersebut. Karena baginya, tidak ada yang lebih membosankan dari pada sebuah biografi seorang aktor. Ia juga punya anggapan bahwa aktor dilarang berbicara tentang diri mereka sendiri. Meski begitu, Stanislavski akhirnya luluh dan mau menulis buku My Life in Art, semacam otobiografi Stanislvaski.

 

Perjalanan hidup Stanislavski cukup menarik. Pernah pada suatu ketika, saat perang dunia kedua, ia sedang dalam perjalanan pulang menuju Rusia. Di tengah perjalanan ia ditangkap oleh tentara Jerman karena diduga mata-mata Rusia. Pada momen itu Stanislavski hampir dibantai oleh Tentara Jerman. Tapi ia berhasil selamat karena beberapa keberuntungan, mulai dari surat keterangan bahwa ia pernah pentas di depan Raja Jerman, hingga peluru yang sudah habis.

Selain itu Stanislavski juga pernah terkena serangan jantung ketika sedang pentas Three Sisters saat ulang tahun Moscow Art Theatre di tahun 1928. Tapi meski ia terkena serangan jantung di saat pentas, Stanislvaski menolak untuk mencari pertolongan medis sampai tirai ditutup. Pentas itu sekaligus menghentikan karirnya sebagai aktor. Tapi ia tetap menjadi praktisi teater, sutradara, penulis, hingga pengajar.

Stanislvaski meninggal di rumahnya pada jam 3.45 sore tanggal 7 Agustus 1938 di usia 75 tahun karena serangan jantung. Ia meninggal beberapa minggu sebelum buku pertamanya, An Actor’s Work diterbitkan. Stanislavski dimakamkan di Novodevichy, Moscow, tak jauh dari makan Anton Chekhov.

 

Sekilas Tentang The System

Bagi yang sudah tahu Stanislvaski pasti juga sudah tahu soal The System. Secara garis besar, The System merupakan konsep, prinsip, teknik dan pelatihan keaktoran dari Stanislavski. Kali ini kita tidak akan membicarakan seperti apa The System, tapi kita akan bicara sedikit soal bagaimana The System bisa lahir.

The System ini lahir karena kebiasaan Stanislavski menganalisis diri dan mengkritik permainannya. Berdasarkan data yang kami cari, embrio The System mulai muncul setelah ia menjalani tur Eropa pertamanya di tahun 1906. Kala itu MAT dan Stanislavski cukup sukses dalam pementasan mereka dan mendapatkan banyak pujian. Tapi sayangnya, Stanislavski malah mengalami krisis artistik yang sangat besar. Nah, upaya Stanislavski menyelesaikan krisis tersebutlah yang kemudian menjadi awal mula lahirnya The System.

Sementara itu menurut Jean Benedetti, The System itu terjadi sekitar bulan Maret 1906 saat MAT sedang menggarap Musuh Masyarakat (An Enemy of the People) karya Hendrik Ibsen. Stanislavski merasa bahwa ia berakting tanpa aliran impuls dan perasaan batin. Mungkin dalam bahasa sekarang, Stanislavski merasa dirinya berakting tanpa motivasi. Sehingga ia merasa kinerjanya mekanis. Kemudian Stanislavski menghabiskan waktu 2 bulan di Finlandia, dari Juni hingga Juli, untuk menulis, belajar dan merefleksi semua proses keaktoran yang sudah dilaluinya. Ia menulis pengalamannya sendiri dari tahun 1889 hingga 1906. Stanislavski kemudian berusaha menganalisis pondasi dari seni peran. Di waktu yang sama, ia mulai merumuskan pendekatan psikologis untuk proses keaktoran. Setidaknya itu sejarah singkat lahirnya The System.

 

Pada perkembangannya, The System tumbuh di Moscow Art Theatre, terutama di beberapa studio yang diciptakan Stanislavski. Pertama di First Studio yang didirikan pada 14 September 1912 bersama Yevgeny Vakhtangov, Michael Chekhov, Richard Boleslavsky, dan Maria Ouspenskaya. First Studio menjadi tempat tumbuh pertama bagi The System-nya Stanislvaski. Lalu di 1916, Stanislavski membentuk Second Studio dan menjadi tempat Stanislavski mengembangkan teknik pelatihan yang akan menjadi dasar dari buku An Actor’s Work. Sementara momen yang sangat berpengaruh pada pengembangan The System justru terjadi ketika Stanislavski mengajar dan menyutradarai di Opera Studio tahun 1918.

Itu tadi sedikit pengetahuan tentang siapa Stanislavski, kelahiran The System miliknya, dan beberapa kejadian menarik yang terjadi pada hidup Konstantin Stanislvaski. Membahas Stanislavski dan The System-nya ini membutuhkan waktu yang sangat panjang. Sejauh yang kami tahu, setidaknya untuk mempelajari The System maka harus fokus belajar The System selama 4 tahun. Sejauh yang kami tahu juga, di Indonesia belum ada satu pun seniman yang menguasai The System secara utuh dan tuntas.

Semoga bermanfaat, viva aktor!

%d bloggers like this: